Please wait...



Blog

CLASSIC LIST

Leaders-Talk-1200x800.jpeg
19/Aug/2019

Jumat, 17 Mei 2019 Para leaders dari PT. Rumah Sakit PELNI  melakukan diskusi bersama  50 leaders serta rekan praktisi rumah sakit dan intansi lainnya. Diskusi yang dilakukan di ruang auditorium lt. 6 Poliklinik Rumah sakit PELNI dengan mengangkat tema pembahasan “Digitalisasi untuk Sustainabilitas Rumah Sakit era Universal Coverage” dipimpin  langsung oleh Dr. dr Fathema Djan Rachmat SpB.SpBTKV(K).MPH selaku dirut PT. Rumah Sakit PELNI. Tema pembahasan ini dipilih karena dengan berlakunya Universal Health Coverage menyebabkan kunjungan pasien di rumah sakit terus meningkat yang menyebabkan tuntutan pelayanan kesahatan  di era universal coverage ini  menjadi  tantangan tersendiri bagi seluruh rumah sakit di Indonesia. Hal ini ditambah lagi dengan adanya berbagai perubahan regulasi dan digital disrupsi di industry healthcare dunia. Kondisi ini harus ditanggapi oleh rumah sakit dengan cara yang tepat untuk dapat terus bertahan memberikan pelayanan kesehatan dengan kualitas mutu terbaik.

Menghadapi kondisi ini mau tidak mau para leaders RS harus mampu cepat beradaptasi. Kondisi ini tentu harus didukung dan dimulai dari perubahan pola pikir management ,cara pikir pegawai dan proses bisnis pelayanan yang mampu cepat beradaptasi. PT.Rumah Sakit PELNI sangat menyadari kondisi ini dan telah banyak melakukan perubahan Inovasi-Inovasi pelayanan melalui digitalisasi sejak tahun 2014.

Digitalization merupakan salah satu cara yang giat dikembangkan oleh PT. Rumah Sakit PELNI, tentunya cara ini diterapkan setelah adanya perubahan budaya yang dilakukan untuk seluruh lapisan Sumber Daya Manusia di RS PELNI untuk menciptakan SDM-SDM yang Digipreunership.  Membangun system informasi sendiri PT. Rumah Sakit PELNI mulai menguatkan dan membangun IT Rumah Sakit secara mandiri tanpa menggunakan vendor ataupun orang ketiga. Penguatan Sistem IT Rumah Sakit ini memberikan banyak perubahan bagi rumah sakit PELNI. Selain tentunya memberikan banyak perubahan pada proses pelayanan yang dirasakan semakin cepat oleh para customer, penguatan system it ini menciptakan sumber daya manusia yang memiliki jiwa kompetisi yang tinggi hingga kreatifitas yang baik yang kemudian melahirkan inovasi-inovasi yang membawa banyak perubahan.

System IT yang dikembangkan dan membawa banyak perubahan dalam pelayanan salah satunya adalah;  Anjungan pendaftaran mandiri (APM) merupakan salah satu mesin digital yang diciptakan untuk memudahkan pasien dalam melakukan pemilihan dokter, jadwal control, perjanjian hingga pendaftaran secara mandiri. APM RS PELNI sudah memiliki kelebihan Bidging dengan pihak BPJS, sehingga pendaftaran yang dilakukan secara mandiri dapat langsung menghasilkan SEP(Surat Eligibilitas Pasien) .  Inovasi selanjutnya  yang dilakukan RS PELNI adalah layanan pemberian akta kelahiran bagi pasien yang memiliki KTP DKI Jakarta. Inovasi ini juga merupakan konsep Bridging system dengan Dukcapil. “Dengan terlaksananya digitalisasi dimasing-masing proses, maka pertukaran data antar sistem pun menjadi memungkinkan. Dengan menggunakan konsep bridging, dimana system dapat berinteraksi dan melakukan pertukaran data sehingga dapat mempersingkat proses tanpa perlu melakukan proses input berulang kali” ujar Direktur Utama PT. Rumah Sakit PELNI Dr. dr Fathema Djan Rachmat SpB.SpBTKV(K).MPH. Melalui inovasi ini Rumah Sakit PELNI berharap dapat membantu orang tua untuk mendapatkan kelengkapan administrasi untu putera- puteri yang baru saja lahir tanpa melakukan proses yang cukup panjang, sehingga memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi orang tua yang baru saja menyambut kelahiran anggota keluarga baru.

Dan Inovasi dalam digitalization terbaru yang kini  dikembangkan oleh  PT. Rumah Sakit PELNI adalah Aplikasi E-Clinic. Melalui pengembangan aplikasi E-Clinic PT. Rumah Sakit PELNI berharap Pelayanan kesehatan semakin dekat dengan masyrakat Indonesia. Melalui E-Clinic  Pelayanan Rumah Sakit PELNI dapat diakses darimana saja, pasien tidak perlu antri namun dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis, bahkan dapat melakukan pemeriksaan laboratorium secara mandiri hingga ekg pada klinik/ puskesmas rekanan namun hasil EKG akan tekontrol oleh dokter spesialis di Rumah Sakit PELNI secara real time  karena telah terkoneksi melalui E-clinic . Hal ini tentunya akan sangat memudahkan bagi pasien yang tidak memiliki waktu untuk datang ke rumah sakit ataupun untuk pasien-pasien dengan kondisi darurat seperti serangan jantung ataupun kondisi-kondisi tertentu yang menyulitkan pasien untuk datang ke Rumah Sakit. Selain itu aplikasi E-clinic ini juga akan dilengkapi dengan chat bot dimana akan memudahkan pasien ataupun keluarga yang ingin bertanya  atau melakukan pendaftaran 24 jam .

 Dengan proses digitalisasai ini Rumah Sakit PELNI dapat memperbaiki  berbagai rantai proses yang tidak bernilai manfaat sehingga menjadi  sebuah standart baru yg endingnya membuahkan  efisiensi yang dapat dinikmati seluruh stakeholder, pengalaman inilah yang coba diangkat Rumah Sakit PELNI kepada 50 peserta praktisi kesehatan. Selain itu, acara ini juga di hadiri oleh pihak BPJS dan PT. TELKOM yang turut mendukung  pentingnya digitalisasi yang dilakukan Rumah Sakit di Indonesia. Bukan saja seminar satu arah, pada kesempatan ini juga RS PELNI membuka sesi Tanya jawab, dimana peserta dapat bertanya, menanggapi hingga berbagi pengalaman perjalanan pelayanan  kesehatan yang telah dilakukan.


Dukcapil-1-1200x800.jpeg
19/Aug/2019

Rabu, 8 Mei 2019 Rumah sakit menyelenggarakan penandatanganan kerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  Kota DKI Jakarta, dalam layanan baru yang di ciptakan oleh RS PELNI untuk pasien Ibu dan bayi  yang melahirkan di rumah sakit PELNI. Inovasi layanan ini bertujuan memberikan kemudahan bagi keluarga yang  baru saja menyambut kehadiran buah hati di RS PELNI. Dimana pada layanan ini memungkin  Ibu dan Bayi medapatkan Akta  Kelahiran, KIA , hingga kartu keluarga saat bayi akan keluar dari Rumah Sakit PELNI.

Penandatanganan Kerjasama ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT. Rumah Sakit PELNI Dr. dr Fathema Djan Rachmat SpB.SpBTKV(K).MPH dan  Kepala Dinas dan Pencatatan Sipil Kota DKI Jakarta yaitu Bpk. Dhany Sukma, S.Sos, M.AP. Dalam kesempatan ini juga Bpk Dhany menyampaikan Apresiasinya kepada Rumah Sakit PELNI yang terus berkembang, melalui Inovasi-Inovasi yang terus diciptakan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Indonesia, melihat semangat kerja RS PELNI Bpk, Dhany Sukma jika Rumah Sakit di Indonesia menerapkan semangat yang sama maka layanan kesehatan kita mampu bersaing dengan layanan keseahatan luar negeri.  Bpk. Dhany Sukma juga menyampaikan bahwa Rumah Sakit PELNI merupakan Rumah Sakit swasta pertama yang bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil dalam layanan pemberian Akta Kelahiran dan administrasi lainnya untuk warga DKI Jakarta. Selain itu Bpk dhany juga mengatakan bahwa kerjasama ini juga sebagai wujud peningkatan pelayanan terhadap warga DKI Jakarta, dimana melalui inovasi ini RS PELNI berharap dapat merespon kebutuhan keluarga yang baru saja menyambut kelahiran bayinya melalui sarana administrasi yang kini dapat mereka peroleh dengan cepat, yaitu memangkas proses pembuatan akte yang biasanya dilakukan oleh keluarga sendiri ke kelurahan/dukcapil, kini mereka bias dapatkan saat keluar dr Rumah Sakit PELNI yang tentunya memberikan kemudahan bagi orang tua ataupun keluarga. Melihat peningkatan pelayanan yang terjadi karena adanya kerjasama ini , sehingga beliau juga berharap  hal ini dapat di contoh oleh berbagai pihak seperti puskesmas-puskemas yang ada.

Bagi orang tua yang ingin menikmati layanan baru Rumah Sakit PELNI ini harus menyiapkan beberapa persyaratan diantaranya Foto Copy KTP orang Tua (Domisili DKI Jakarta), Siapkan nama bayi, Fotocopy KTP 2 Saksi keluarga, Foto copy Kartu Keluarga , dan Foto copy Surat Nikah lengkap. Dengan memperisapkan persyaratan tersebut orang tua dan bayi akan mendapatkan kelengkapan administrasi berupa NIK Bayi, Kartu Keluarga Baru, Akta Kelahiran , Kartu BPJS Bayi (khusus Orang tua yang memiliki BPJS PBI) serta Kartu Identitas Anak . Pada kesempatan penandatanganan kerjasama ini Direktur Utama PT. Rumah Sakit PELNI Dr. dr Fathema Djan Rachmat SpB.SpBTKV(K).MPH mengajak Bpk. Dhany Sukma, S.Sos, M.AP dan tim Dukcapil untuk berkeliling melihat inovasi-Inovasi yang telah di terapkan dan membawa banyak perubahan pada kualitas pelayanan yang dimiliki RS PELNI. Pada kesempatan ini tidak dilewatkan oleh Pak Dhanny untuk melihat Ruang IT Rumah Sakit PELNI dan melihat proses-proses bisnis yang telah di ubah IT RS PELNI ke proses digitalisasi.


WhatsApp-Image-2019-01-01-at-19.46.14-1200x800.jpeg
19/Aug/2019

21 April 2019 merupakan tahun ke 101 berdirinya RS PELNI dalam memeberikan pelayanan kesehatan. Rumah sakit yang telah berganti nama beberapa kali sejak berdiri pertama kali ini, pada awal berdirinya bernama PM Ziekenhuis (rumah sakit KPM) yang khusus beroperasional melayani anak buah kapal dan keluarga dari sebuah perusahaan pelayaran Belanda. Selain perbuhanan nama,seiring berjalannya waktu banyak perubahan yang dilakukan  RS PELNI dalam memberikan pelayanan kepada Indonesia.Salah satunyapada kesempatan peringatan 101 Tahun RS PELNI dengan mengangkat Tema “Dilan-Milea” (Digital Layanan Medis Milenial).

Dilan Milea diangkat menjadi tema ulang tahun kali ini dengan tujuan, layanan-layanan kesehatan yang akan diberikan Rumah Sakit PELNI akan berbasis digital dengan semangat milenial. Tema ini juga dituangkan dalam berbagai rangkaian acara 101 Tahun diantaranya, Pembukaan rangkaian acara dengan dilakukannya upacara, penerbangan balon 101 , hingga Flashmob bersama jajaran Direksi serta seluruh lapisan Insan Rumah Sakit PELNI yang dilaksanakan pada Sabtu, 20 April 2019 di lapangan RS PELNI.

Rangkaian kedua dalam acara ini adalah penyelenggaraan ESQ yang di lakukan di lt.6 Ruang Auditorium Prof. Oetojo Soekaton Poliklinik RS PELNI, pada Senin 22 April 2019.ESQ ini diikuti hamper 200 orang yang terdiri dari jajaran direksi, dokter, dokter spesialis , perawat hingga pegawai non medis. Kegiatan yang berlangsung hingga dua jam ini mengakat motivasi diri dalam bekerja, yang diharapkan dapat meningkatkan semangat dan etos kerja para pegawai RS PELNI. Kegiatan kedua ini dilanjutkan dengan pemberian Santunan Anak Yatim sebanyak 101 anak yatim. Anak-anak yatim yang mendapatkan satunan ini merupakan yatim yang berada di lingkungan sekitar RS PELNI.Pemberian santunan ini di wakili oleh Direktur Administrasi dan Keuangan Bpk. M Kartobi SE. Ak. ESQ dan Santunan ini bukan merupakan puncak acara 101 Tahun RS PLENI.

Rangkaian acara 101 Tahun ini akan ditutup dengan pelaksanaan Ground Breaking(GB) Gedung Merial Tower dan launching E-Clinic. Puncak acara yang direncanakan diselenggarakan pada Jumat, 3 Mei 2019, namun masih menunggu konfirmasi beberapa pihak yang direncanakan akan hadir dan turut melakukan Peletakan Batu serta peresmian dalam launching e-clinic. Pada rancangan puncak acara ini RS PELNI Bersama PT PELNI (Persero) akan mengundang Menteri BUMN Ibu Rini, M Soemarno , yang diharapkan dapat hadir dan turut melakukan peresmian/ peletakan batu pertama gedung Merial Tower RS PELNI.


Pelni-Corner.jpeg
19/Aug/2019

Tepat pada peringatan 101 tahun Rumah Sakit PELNI memberikan suatu kampanye dengan tujuan untuk menciptakan Indonesia yang lebih sehat. Kampanye yang mengakat tema  “Hidup Sehat Dengan Makan Buah”  melalui ajakan “ Ayok Makan Buah” ini ditujukan untuk seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Adapun kampanye ini dimulai dengan pembukaan PELNI CORNER  yang menjual berbagai buah-buah segar berkualitas tinggi yang diperuntukan untuk pasien dan keluarga hingga karyawan RS PELNI.

PELNI CORNER  bukan hanya sekedar sudut penjualan buah-buahan, namun melalui pembukaan pojok buah-buahan ini RS PELNI menyelipkan sebuah pesan yang sangat dalam untuk masyarakat Indonesia, dimana Indonesia sendiri memiliki kekayaan alam yang sangat berlimpah mulai dari rempah-rempah, umbi-umbian hingga buah-buahan.Berangkat dari kesadaran hal inilah Rumah Sakit PELNI yang sangat memahami benar manfaat-manfaat kekayaan alam diatas bukan hanya sekedar dapat di konsumsi sebaga kebutuhan pangan sehari-hari namun hasil alam tersebut memiliki begitu banyak kandungan gizi ataupun Vitamin yang sangat dibutuhkan dan bernilai manfaat tinggi terutama buah-buahan.

Rumah Sakit PELNI yang terus berusaha memberikan inovasi terbaiknya  bukan hanya dalam  memberikan pelayanan kesehatan namun juga Inovasi-Inovasi yang bertujuan membangun Indonesia yang lebih sehat. Melalui PELNI Corner  RS PELNI berusaha menyampaikan nilai pentingnya makan buah bagi kesehatan dan kebutuhan serta dan vitamin bagi tubuh. Bekerjasama denga PT. Rajatani. Seperti yang lansir kutipan yang disampaikan Dokter Spesialis Gizi Rumah Sakit PELNI  Dr. Jovita Amelia, Msc. Sp.GK dalam sebuah wawancara edukasi kesehatan yang mengatakan bahwa Buah merupakan salah satu makanan yang dapat membantu mengurangi depresi karena mengandung Vitamin serta ber antioksidan tinggi yang bisanya banyak terkadung dalam buah-buah berwarna cerah dan sayuran berwarna hijau.

Selain yang telah disampaikan oleh dokter spesialis RS PELNI Dr. Jovita Amelia, Msc. Sp.GK bahwa buah memiliki manfaat dalam membantu mengurangi depresi, buah juga memiliki beberapa manfaat bagi tubuh antara lain;  Menyehatkan Pencernaan, mengurangi resiko penyakit kanker, Mengurangi resiko penyakit jantung, Mencegah diabetes, Kesehatan tulang, Menyehatkan kulit, hingga dapat menurunkan berat badan.

Begitu kaya manfaat buah-buahan sehingga RS PELNI merasa memiliki tanggung jawab dalam mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk dapat menerapkan pola hidup sehat yang dapat dimulai dengan mengkonsumsi buah-buahan. Melalui PELNI Corner Rumah Sakit PELNI berharap dapat dicontoh oleh berbagai kalangan untuk dapat memfasilitasi kebutuhan buah-buahan untuk masyarakat Indonesia.


19/Aug/2019

Tepat pada peringatan 101 tahun Rumah Sakit PELNI memberikan suatu kampanye dengan tujuan untuk menciptakan Indonesia yang lebih sehat. Kampanye yang mengakat tema  “Hidup Sehat Dengan Makan Buah”  melalui ajakan “ Ayok Makan Buah” ini ditujukan untuk seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Adapun kampanye ini dimulai dengan pembukaan PELNI CORNER  yang menjual berbagai buah-buah segar berkualitas tinggi yang diperuntukan untuk pasien dan keluarga hingga karyawan RS PELNI.

PELNI CORNER  bukan hanya sekedar sudut penjualan buah-buahan, namun melalui pembukaan pojok buah-buahan ini RS PELNI menyelipkan sebuah pesan yang sangat dalam untuk masyarakat Indonesia, dimana Indonesia sendiri memiliki kekayaan alam yang sangat berlimpah mulai dari rempah-rempah, umbi-umbian hingga buah-buahan.Berangkat dari kesadaran hal inilah Rumah Sakit PELNI yang sangat memahami benar manfaat-manfaat kekayaan alam diatas bukan hanya sekedar dapat di konsumsi sebaga kebutuhan pangan sehari-hari namun hasil alam tersebut memiliki begitu banyak kandungan gizi ataupun Vitamin yang sangat dibutuhkan dan bernilai manfaat tinggi terutama buah-buahan.

Rumah Sakit PELNI yang terus berusaha memberikan inovasi terbaiknya  bukan hanya dalam  memberikan pelayanan kesehatan namun juga Inovasi-Inovasi yang bertujuan membangun Indonesia yang lebih sehat. Melalui PELNI Corner  RS PELNI berusaha menyampaikan nilai pentingnya makan buah bagi kesehatan dan kebutuhan serta dan vitamin bagi tubuh. Bekerjasama denga PT. Rajatani. Seperti yang lansir kutipan yang disampaikan Dokter Spesialis Gizi Rumah Sakit PELNI  Dr. Jovita Amelia, Msc. Sp.GK dalam sebuah wawancara edukasi kesehatan yang mengatakan bahwa Buah merupakan salah satu makanan yang dapat membantu mengurangi depresi karena mengandung Vitamin serta ber antioksidan tinggi yang bisanya banyak terkadung dalam buah-buah berwarna cerah dan sayuran berwarna hijau.

Selain yang telah disampaikan oleh dokter spesialis RS PELNI Dr. Jovita Amelia, Msc. Sp.GK bahwa buah memiliki manfaat dalam membantu mengurangi depresi, buah juga memiliki beberapa manfaat bagi tubuh antara lain;  Menyehatkan Pencernaan, mengurangi resiko penyakit kanker, Mengurangi resiko penyakit jantung, Mencegah diabetes, Kesehatan tulang, Menyehatkan kulit, hingga dapat menurunkan berat badan.

Begitu kaya manfaat buah-buahan sehingga RS PELNI merasa memiliki tanggung jawab dalam mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk dapat menerapkan pola hidup sehat yang dapat dimulai dengan mengkonsumsi buah-buahan. Melalui PELNI Corner Rumah Sakit PELNI berharap dapat dicontoh oleh berbagai kalangan untuk dapat memfasilitasi kebutuhan buah-buahan untuk masyarakat Indonesia.


Happy-New-Year.jpeg
19/Aug/2019

2018 telah berlalu, banyak suka duka yang telah dilalui dalam meberikan pelayanan kesehatan terbaik Kami untuk sahabat Rumah Sakit PELNI. Seluruh jajaran direksi RS PELNI dan segenap Karyawan RS PELNI mengucapkan selamat Tahun baru 2019. Semoga di tahun yang baru ini kami dapat terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik untuk anda dan keluarga.


MCU.jpeg
19/Aug/2019

Selamat pagi sahabat Rumah Sakit PELNI dalam menyambut tahun yang baru mari wujudkan tahun baru dengan kesehatan yang terkontrol. Paket MCU diabetes merupakan paket MCU yang diperuntukan untuk anda dan keluarga yang memiliki faktor resiko diabetes. medical Check up ini sangat penting karena dapat membantu anda dalam mengantisipasi ataupun mengontrol kesehatan anda dan keluarga. Paket ini hanya berlaku hingga 31 Januari 2019. Jangan lewatkan kesempatan ini ajak keluarga dan orang terkasih untuk lebih perduli terhadap kesehatan diri.


Ablasi.jpeg
19/Aug/2019

Jumat, 14 Desember 2018 telah dilaksanakan tindakan Ablasi pertama di Rumah Sakit PELNI yang dilakukan oleh Dr. Dicky Armein Hanafy, SpJP (K), FIHA bersama Tim jantung Rumah Sakit PELNI. Studi Elektrofisiologi atau Ablasi Jantung merupakan suatu tindakan untuk mengatasi gangguan irama jantung atau aritmia dengan menggunakan kateter yang dimasukkan ke dalam ruang dalam jantung, dan kateter dihubungkan dengan mesin khusus yang memberikan energi listrik untuk memutus (membakar) jalur konduksi tambahan ataupun fokus-fokus aritmia .
Terus berkembang dan melakukan pelayanan terbaik kami untuk pasien dan keluarga adalah hal yang akan terus kami lakukan


Copyright by RS PELNI 2017. All rights reserved.